Untuk membangun sistem pemantauan keamanan dengan menggunakan kamera CCTV (Closed Circuit Television), diperlukan beberapa komponen penting di dalamnya. Semua komponen menjadi rangkaian satu kesatuan yang akan membuat sistem pengawasan CCTV tersebut bekerja dengan baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan. Di dalamnya juga terdapat media penyimpanan, yang bertugas menyimpan rekaman kamera CCTV dari detik ke detik.

Selanjutnya, mari kita sama-sama membahas apa saja perangkat atau komponen yang diperlukan dalam pembentukan sistem kamera pengawasan CCTV. Mungkin pembaca menemukan kesalahan atau kekurangan-kekurangan dalam bahasan ini, silahkan kirim di form komentar di bawah ya. terimakasih!

1. Kamera CCTV

Tentu saja perangkat kamera CCTV ini merupakan komponen yang paling utama, dan diletakkan langsung di lokasi pemantauan. Umumnya, bentuk dari kamera ini juga bisa dengan mudah terlihat di langit-langit ruangan, atau di tempat dimana kamera tersebut di pasang. Kecuali, memang ada yang dengan sengaja menyembunyikan tempat pemasangannya. Kembali kepada tujuan pemasangan kamera CCTV ini adalah untuk tujuan kebaikan, yaitu agar terhindar dari kejahatan, bukan malah untuk berbuat jahat!

Kamera CCTV ini bertugas merekam segala objek yang ada di hadapannya dalam bentuk video yang kemudian akan ditransmisikan/dikirimkan ke DVR dan penyimpanan.

Jenis dan type dari kamera CCTV ini juga beragam, sebelum memasang, sebaiknya jangan salah pilih, silahkan sesuaikan jenis dan type kamera CCTV yang sesuai dengan lokasi, areal dan target yang harus diawasi.

2. DVR (Digital Video Recorder)

cctv

Disinilah pusat dari sistem pengamanan CCTV. makanya, umumnya DVR ini akan diletakkan di tempat yang aman dan tersembunyi. Para penjahat yang tahu bahwa lokasi kejahatannya telah terpasang CCTV, mereka akan mencari perangkat ini untuk diambil dan dimusnahkan. Namun, saat ini teknologi terus mengalami kemajuan, walaupun DVR tersebut dimusnahkan, DVR ini juga bisa menyimpan datang secara online menuju ke penyimpanan cloud, yang sudah tentu media penyimpanan cloud ini tidak bisa diketahui dan dimusnahkan oleh penjahat tersebut, karena cloud ini berada di dalam sistem internet online.

DVR ini berfungsi menerima sinyal elektronik dari kamera CCTV yang kemudian di simpan di dalam media penyimpanan harddisk. DVR ini juga berfungsi untuk mengolah data dari media penyimpanan harddisk untuk ditampilkan di layar monitor.

3. Media Penyimpanan

cctv

Ada beberapa jenis dan type dari media penyimpanan, seperti Harddisk(HDD), SSD, ada juga media penyimpanan yang langsung dikirimkan ke media penyimpanan online yang biasa disebut Cloud. Bila HDD dan SSD ini berada di komponen DVR, namun cloud ini media penyimpanannya tidak berada di lokasi sistem CCTV atau di DVR-nya. Metode penyimpanan Cloud ini tergolong lebih aman dari kehilangan data.

Jangan lupa, untuk penyimpanan Harddisk ini, pilihlah harddisk yang memang khusus untuk sistem CCTV di DVR, bukan yang untuk komputer PC biasa. Karena ketahanannya juga akan berbeda. Dlam sistem CCTV, Harddisk akan bekerja terus-terusan non stop, sehingga ketahanan dari harddisk harus diperhatikan juga.

4. Adaptor dan Power Supply

cctv

Agar dapat bekerja dan berfungsi, Kamera CCTV memerlukan daya listrik. Setia type dan jenis Kamera CCTV, bisa memiliki spesifikasi yang berbeda untuk daya listrik yang diperlukan. Ada kamera CCTV yang memerlukan tegangan DC 12 volt, DC 24 volt, atau AC 24 volt.

Biasanya komponen Power Supply untuk CCTV ini, dalam 1 perangkat dapat memenuhi daya listrik untuk 4 -16 kamera CCTV, tergantung type yang dipilih. Sebelum membeli perangkat adaptor dan power supply ini, sebaiknya pastikan dahulu berapa kebutuhan daya dari kamera CCTV yang Anda beli.

5. Kabel Khusus CCTV

cctv

Kabel untuk sistem CCTV ini terdiri dari 2 bagian, yaitu:

  1. Kabel Coaxial: yang berfungsi untuk mentransmisikan data dari kamera CCTV ke DVR,
  2. Kabel power: yang berfungsi untuk memberikan daya listrik untuk kamera CCTV. Kabel power ini menghubungkan antara adaptor power supply dan kamera CCTV.

Kabel coaxial dan kabel power ini juga saling menempel, sehingga memudahkan dalam instalasi dan lebih rapih.

6. Konektor Kabel CCTV

cctv

Ada 2 type konektor yang diperlukan untuk menghubungkan kabel CCTV ini, yaitu:

  1. Konektor BNC (Bayonet Neil Concelman): yaitu konektor yang menghubungkan kabel coaxial antara kamera CCTV dan DVR
  2. Konektor power CCTV: yaitu konektor yang menghubungkan kabel power antara kamera dan perangkat power supply.

7. Kabel Internet

cctv

Untuk sistem CCTV yang menggunakan jaringan internet, seperti untuk penyimpanan cloud, atau untuk keperluan pemantauan jarak jauh melalui aplikasi Android atau IOS, Kabel internet atau yang biasa disebut dengan kabel UTP ini akan diperlukan, gunanya untuk menghubungkan antara router Internet dan DVR.

Kabel UTP ini juga terhubung dengan menggunakan konektor RJ-45.

8. Monitor CCTV

cctv

Komponen terakhir adalah monitor, yang berfungsi untuk menampilkan gambar atau video yang diterima dari kamera CCTV ke DVR. Kemudian DVR mentransmisikannya ke layar dalam bentuk visual. Di layar, hasil tangkapan kamera CCTV bisa ditampilkan sekaligus 4 hingga lebih secara bersamaan.

Banyak type dan jenis dari monitor yang bisa dipakai untuk tampilan CCTV ini, semuanya bisa disesuaikan dengan budget dana dan spesifikasi yang didukung oelh DVR tersebut.

Penutup

Demikianlah 8 komponen yang diperlukan untuk membangun sistem pengawasan CCTV pada umumnya. Bagi pengunjung website ini yang tidak ingin repot-repot untuk instal dan setting sendiri, Kami dari Basis Tekno CCTV menawarkan paket-paket jasa pemasangan CCTV terbaik dengan Garansi hingga 2 Tahun. Adapun garansinya adalah bila rusak diganti baru!

Silahkan hubungi Kami Pasang CCTV Bandung Klik Disini! atau langsung menghubungi Basistekno CCTV dengan cara: Whatsapp ataupun Telepon. Dan jangan lupa kunjung juga Social media Kami disini: